Curug Parigi, Misteri Keindahan Alam Kota Bekasi

Bekasi dikenal dengan kota yang penuh dengan keriuhrendahan arus lalu lintas. Namun, siapa sangka kota yang berbatasan dengan ibu kota negara ini memiliki sejuta keindahan wisata. Salah satunya adalah Curug Parigi. Selain dijadikan sebagai obyek wisata, curug atau air terjun ini juga sering digunakan oleh para penggemar sepeda untuk berkumpul bersama komunitasnya dan juga sering dijadikan tempat syuting aneka kebutuhan video dan visual lainnya karena keindahannya.

Popularitas Curug Parigi diawali dari unggahan foto di media massa yang menampilkan panorama air terjun ini. Setelah itu lokasi ini menjadi cukup viral di kalangan penggemar fotografi dan juga para pemburu spot indah untuk dibdik. Foto-foto yang selanjutnya beredar menarik minat para wisatawan untuk membuktikan keelokan Curug Parigi secara langsung. Saat ini sudah ribuan wisatawan berkunjung ke Curug Parigi. Bahkan tak hanya wisatawan dari luar yang tertarik datang. Penduduk sekitar yang semula kurang tertarik pun kini turut memadati lokasi Indah ini.

Yang perlu diketahui adalah Curug Parigi pada awalnya bukan terbentuk secara alami melainkan hasil olah tangan manusia. Pada awalnya lokasi tersebut merupakan lahan para penambang pasir sungai. Bekas galian menimbulkan adanya beda ketinggian hingga mencapai lebih kurang 2 meter dengan lebar sekitar 20 meter. Siapa sangka ulah para penambang justru membuat air terjun Indah.

Jika ingin menikmati keindahan Curug Parigi, sebaiknya datang pada saat debit sungai sedang naik sehingga air cukup untuk dilihat keindahannya saat nampak cucuran turun ke bawah. Pada musim kemarau curug ini bisa kekurangan air sehingga nyaris tidak terdapat aliran yang bagus untuk sampai ke bawah.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan jika ingin berkunjung ke lokasi wisata ini. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Datang pada saat debit air tinggi, tetapi tidak saat musim hujan yang terus menerus

Curug Parigi memiliki debit air kurang konstan. Pada musim kemarau air pada sungai kering. Pada musim hujan airnya lebih banyak dan menimbulkan keindahan. Namun jika curah hujan terlalu tinggi maka debit air akan menjadi terlalu besar dan perbedaan ketinggian air menjadi tidk terlalu nampak. Dan yang utama air sungai menjadi dalam dan berbahaya. Saat paling tepat untuk berkunjung adalah saat musim hujan telah usai, jelang musim kemarau, namun belum benar-benar kering kehabisan air.

Transportasi menjadi perhatian penting

Area menuju lokasi curug cukup padat lalu lintasnya. Jika tidak ingin terjebak macet, alangkah lebih baik berangkat pagi hari dan paling enak justru memakai kendaraan roda dua untuk lebih lincah menyusup di sela arena yang macet. Jika menggunakan mobil, waktu tempuh menjadi relatif lebih lama.

Menetapkan jam kunjungan

Waktu berkunjung paling pas adalah pagi atau sore, karena curug ini bukanlah obyek wisata yang berada di dataran tinggi atau pegunungan yang sejuk. Jika siang terik sinar matahari cukup membakar dan terasa panas di tubuh. Waktu jelang matahari surut akan lebih terasa indah.

Datang di akhir pekan

Jika ingin datang dengan ditemani pengunjung yang lain, datanglah pada akhir pekan atau pada saat liburan karena pada saat tersebut kunjungan ke lokasi wisata ini cukup ramai. Selain itu banyak juga pedagang makanan kecil yang turut hadir sehingga anda tidak perlu membawa bekal dari rumah.

Perlu berhati-hati bermain di air terjun

Karena debit sungai tidak stabil, maka perlu kehati-hatian untuk bermain di sungai. Terdapat beberapa lokasi air yang cukup dalam. Jadi bermain air tidak harus menyusur di seluruh permukaan air, pemandangan yang indah sudah cukup dapat memuaskan mata.

Bawa baju ganti

Bermain air bisa basah, membawa baju ganti akan lebih nyaman.

Demikian tentang Curug Parigi sebagai salah satu tempat tujuan wisata di Bekasi. Semoga dapat menjadi pilihan baru bagi anda yamg mencari tempat rekreasi di Bekasi. Selamat berakhir pekan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*